Dinamika Identitas Keagamaan dalam Implementasi Proyek Strategis Nasional: Kontestasi, Negosiasi, dan Adaptasi Masyarakat Lokal
Main Article Content
Abstract
Implementasi Proyek Strategis Nasional (PSN) telah mendorong transformasi sosial yang memengaruhi relasi antara negara, masyarakat lokal, dan institusi keagamaan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya menghasilkan dampak ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga memunculkan perubahan pada sistem nilai, identitas keagamaan, serta praktik sosial masyarakat. Meskipun demikian, kajian mengenai hubungan antara identitas keagamaan dan implementasi PSN masih cenderung terfragmentasi sehingga belum memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai pola respons masyarakat lokal.
Artikel ini bertujuan menganalisis dinamika identitas keagamaan dalam implementasi PSN melalui perspektif sosiologi agama dengan menyoroti tiga bentuk respons utama, yaitu kontestasi, negosiasi, dan adaptasi. Penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) mengacu pada pedoman PRISMA dengan menelaah artikel-artikel ilmiah terindeks Scopus yang diterbitkan pada periode 2021–2026 dan relevan dengan tema pembangunan, identitas keagamaan, serta masyarakat lokal. Hasil sintesis menunjukkan bahwa identitas keagamaan berfungsi sebagai mekanisme sosial yang membentuk cara masyarakat memaknai perubahan, mengartikulasikan resistensi, membangun ruang negosiasi dengan aktor pembangunan, serta mengembangkan strategi adaptasi terhadap perubahan sosial. Temuan ini menegaskan bahwa dimensi keagamaan merupakan elemen penting dalam pembangunan yang inklusif dan partisipatif, serta perlu diintegrasikan dalam perumusan kebijakan pembangunan nasional.
Article Details
Berger, P. L. (1967). The Sacred Canopy: Elements of a Sociological Theory of Religion. Garden City, NY: Doubleday.
Bompani, B., & Frahm-Arp, M. (2022). Religion and development: Tracing the trajectories of an evolving sub-discipline. Progress in Development Studies, 19(3), 171–185.
Booth, A., Sutton, A., & Papaioannou, D. (2022). Systematic Approaches to a Successful Literature Review (3rd ed.). Sage Publications.
Braun, V., & Clarke, V. (2022). Thematic Analysis: A Practical Guide. Sage Publications.
Cadge, W., & Wilde, M. (2012). Paging God: Religion in the Halls of Medicine. University of Chicago Press.
Cernea, M. M., & Maldonado, J. K. (Eds.). (2018). Challenging the prevailing paradigm of displacement and resettlement: Risks, impoverishment, legacies, solutions. Routledge.
Dharmawan, A. H. (2022). Transformasi sosial pedesaan dan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Jurnal Sosiologi Pedesaan.
Esteves, A. M., Franks, D. M., & Vanclay, F. (2021). Social impact assessment: The state of the art. Impact Assessment and Project Appraisal, 30(1), 34–42.
Flyvbjerg, B. (2021). What You Should Know About Megaprojects and Why: An Overview. Project Management Journal, 45(2), 6–19.
Gauthier, F. (2020). Religion, modernity, globalisation: Nation-state to market. Routledge. https://doi.org/10.4324/9780429276033
Geertz, C. (1973). The Interpretation of Cultures. New York: Basic Books.
Hall, D., Hirsch, P., & Li, T. M. (2015). Powers of Exclusion: Land Dilemmas in Southeast Asia. University of Hawai'i Press.
Haynes, J. (2023). Routledge Handbook of Religion and Politics (3rd ed.). Routledge.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. (2024). Proyek Strategis Nasional (PSN): Percepatan Pembangunan Infrastruktur untuk Transformasi Ekonomi Nasional. Jakarta: Kemenko Perekonomian.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2023). Laporan Kinerja Pembangunan Infrastruktur Nasional. Jakarta: Kementerian PUPR.
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024. Jakarta: Bappenas.
Kitchenham, B., & Charters, S. (2007). Guidelines for Performing Systematic Literature Reviews in Software Engineering. EBSE Technical Report.
Knott, K., Poole, E., & Taira, T. (2023). Media Portrayals of Religion and the Secular Sacred. Routledge.
Li, T. M. (2014). Land's End: Capitalist Relations on an Indigenous Frontier. Duke University Press.
Long, N. (2001). Development Sociology: Actor Perspectives. Routledge.
Maryani, E., & Rosidin. (2023). Partisipasi masyarakat lokal dalam pembangunan infrastruktur berbasis komunitas. Jurnal Kebijakan Publik Indonesia.
Marshall, K., & Keough, L. (2021). Mind, Heart, and Soul in the Fight Against Poverty. World Bank.
OECD. (2020). The Governance of Infrastructure. Paris: Organisation for Economic Co- operation and Development.
Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., et al. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. The BMJ, 372, n71. https://doi.org/10.1136/bmj.n71
Peek, L. (2005). Becoming Muslim: The Development of a Religious Identity. Sociology of Religion, 66(3), 215–242.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.
Scoones, I. (2022). Sustainable livelihoods and rural development. Fernwood Publishing.
Tomalin, E. (2015). The Routledge Handbook of Religions and Global Development. Routledge. https//doi.org/ 10.4324/9780203694442
Torro, S. (2021). Agama, pembangunan, dan perubahan sosial dalam masyarakat Indonesia. Jurnal Masyarakat dan Budaya.
Xiao, Y., & Watson, M. (2019). Guidance on conducting a systematic literature review. Journal of Planning Education and Research, 39(1), 93–112.
United Nations. (2015). Transforming Our World: The 2030 Agenda for Sustainable Development. New York: United Nations.
United Nations Development Programme (UNDP). (2022). Human Development Report 2021/2022: Uncertain Times, Unsettled Lives.
Vanclay, F. (2022). International Principles for Social Impact Assessment. Impact Assessment and Project Appraisal.
World Bank. (2023). Social Sustainability and Inclusion Strategy Update. World Bank.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.