Main Article Content

Lucia Ratih Kusumadewi

Abstract

Penelitian ini mengkaji respons perempuan pesisir terhadap rencana pengembangan budidaya Porphyra sp. (rumput laut merah) di Pulau Ambon melalui perspektif Feminist Political Ecology dan teori Kohesi Sosial. Pengembangan budidaya Porphyra dipromosikan sebagai strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui optimalisasi sumber daya laut. Namun, bagi perempuan pesisir, Porphyra tidak hanya dipahami sebagai komoditas ekonomi, melainkan juga sebagai sumber pangan rumah tangga yang menopang keberlangsungan kehidupan pada musim angin timur. Peneliti menemukan bahwa ekspektasi terhadap budidaya Porphyra memunculkan dua respons yang berlangsung bersamaan. Di satu sisi, masyarakat memandang budidaya sebagai peluang untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. Di sisi lain, perempuan mengkhawatirkan berkurangnya akses terhadap Porphyra sebagai sumber pangan akibat dari komodifikasi, munculnya ketidakadilan dalam distribusi manfaat dan meningkatnya kompetisi antar komunitas. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) terhadap perempuan pemanen Porphyra, tokoh masyarakat, aparat pemerintahan negeri, dan masyarakat pesisir di dua Negeri di Pulau Ambon.

Article Details

How to Cite
Kusumadewi, L. R. . (2026). Harapan Ekonomi dan Kecemasan Sosial: Ekspektasi Budidaya Porphyra dan Implikasinya pada Akses Perempuan, Ketahanan Pangan dan Kohesi Sosial di Pulau Ambon. Prosiding Konferensi Nasional Sosiologi (PKNS), 3(1), 385–392. Retrieved from https://www.pkns.portalapssi.id/index.php/pkns/article/view/218
References
Chan, Joseph, Ho-Pong To, dan Elaine Chan. 2006. Reconsidering Social Cohesion: Developing a Definition and Analytical Framework for Empirical Research. (Social Indicators Research Vol. 75 No. 2): 273–302.
Food and Agriculture Organization (FAO). 2008. An Introduction to the Basic Concepts of Food Security. Rome; Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Pariella, Tonny D., dkk. 2023. Pemetaan Konflik di Provinsi Maluku. (Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 1): 80–96.
Pical, Venda Jolanda, dan Dortje L. Y. Lopulalan. 2022. Gender dan Ketahanan Pangan pada Masyarakat Pesisir Kota Ambon. (Pattimura Proceeding: Conference of Science and Technology): 1–7.
Rocheleau, Dianne, Barbara P. Thomas-Slayter, dan Esther Wangari. 1996. Feminist Political Ecology: Global Issues and Local Experiences. London; Routledge.

Author Biography

Lucia Ratih Kusumadewi, Universitas Indonesia

Universitas Indonesia