Potret Pekerja Anak di Kelurahan Gilingan: Antara Kebijakan dan Realita Sosial
Main Article Content
Abstract
Pekerja anak masih menjadi persoalan sosial yang bertahan di wilayah perkotaan, termasuk di Kelurahan Gilingan, Kota Surakarta. Kajian ini menganalisis fenomena pekerja anak dengan pendekatan teori praktik sosial Pierre Bourdieu, khususnya konsep arena, habitus, dan modal. Di tengah berkembangnya aktivitas transportasi, jasa, dan ekonomi informal di sekitar Masjid Syekh Zayed, masih ditemukan anak usia 13–17 tahun yang bekerja sebagai juru parkir, pedagang plastik, tenaga tambahan katering, dan mekanik kendaraan ringan. Praktik ini menunjukkan bahwa ruang publik perkotaan tidak sepenuhnya menjadi ruang aman bagi anak, karena anak masuk dalam arena kerja informal yang minim perlindungan serta menempatkan mereka pada posisi sosial yang lemah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap anak, orang tua, serta Ketua RT/RW pada tiga RW sekitar Masjid Syekh Zayed, dengan analisis interaktif Miles dan Huberman selama November 2024. Temuan menunjukkan bahwa keterlibatan anak dalam kerja informal berkaitan dengan ketimpangan distribusi modal ekonomi dan modal budaya keluarga, diperkuat oleh modal sosial lingkungan, serta habitus yang menormalisasi kerja anak sebagai praktik yang wajar. Kondisi tersebut sekaligus memperlihatkan adanya kesenjangan antara kebijakan perlindungan anak dan realitas sosial di tingkat lokal.
Article Details
Artini, N. L. P. A., A. Daeng, dan E. Agustiani. 2023. Faktor-faktor Penyebab Adanya Pekerja Anak di Bawah Umur di Kota Mataram. (Jurnal Oportunitas: Ekonomi Pembangunan Vol. 2 No. 1).
Awalokita, S., S. Hariansah, dan C. Marhayani. 2025. Hukum dan Realitas Sosial: Studi Sosio-Legal Tentang Pekerja Anak dalam Konteks Kemiskinan di Kota Pangkalpinang. (Jurnal Legalitas Vol. 3 No. 1). Pangkalpinang.
Badan Pusat Statistik. 2024. Data Pekerja anak di Umur 15-17 Tahun. Jakarta.
Bourdieu, Pierre. 2013. Outline of a Theory of Practice. Cambridge; Cambridge University Press.
Creswell, John W. dan J. David Creswell. 2018. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. California; Sage Publications.
Foenay, E. Y., dkk. 2024. Dampak Psikologis pada Anak yang Bekerja di Bawah Umur. (Prosiding Seminar Nasional Psikologi (SINOPSI) Vol. 2). (Catatan: Penulis lebih dari 3 orang disingkat menggunakan dkk).
International Labour Organization (ILO) & UNICEF. 2024. Child Labour: Global estimates 2024, trends and the road forward. New York; UNICEF/ILO.
Khotijah, S., B. Airin, dan A. Thoriq. 2022. Kajian Terhadap Eksploitasi Pekerja Anak di Indonesia. (Dinamika Hukum & Masyarakat Vol. 3 No. 1).
Malik, R. dan M. U. T. Situmorang. 2024. Ketimpangan Sosial Pada Fenomena Anak Bekerja di Bawah Umur di Kelurahan Padang Bulan, Kota Medan, Sumatera Utara. (Jurnal Intervensi Sosial Vol. 3 No. 2).
Nursita, L. 2022. Pendidikan Pekerja Anak: Dampak Kemiskinan pada Pendidikan. (Jambura Economic Education Journal Vol. 4 No. 1).
Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2024 tentang Pedoman Perlindungan Anak dalam Mendukung Penanggulangan Pekerja Anak Berbasis Masyarakat.
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang membatasi usia kerja.
Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
Yudawisastra, H. G. 2025. Buku Pengembangan Sustainable Development Goals (SDGs). Bandung; Penerbit Widina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.