Main Article Content

Aminah Dewi Rahmawati
Hetti Mulyaningsih

Abstract

Penelitain ini mengkaji tentang representasi Perempuan Madura dalam ekonomi Keluarga. Madura merupakan wilayah yang dihuni oleh Suku Madura yang memiliki kultur patriarki. Konstruksi patriarki dapat dilihat dalam aktivitas masyarakat Madura dalam ekonomi, kekuasaan dan politik serta kehidupan sosial budaya.
Seiring dengan perubahan, transformasi budaya Madura mengalami pergeseran-pergeseran. Posisi laki-laki yang dominan mulai mengalami pergeseran-pergeseran. Pergeseran peran perempuan yang diposisikan pada ruang-ruang domestik mulai bergeser pada posisi-posisi dominan terutama dalam bidang ekonomi. Representasi perempuan dalam ekonomi dapat dilihat pada kontribusi ekonomi dalam keluarga. Perempuan berperan dominan dalam ekonomi melalui sektor informal, seperti pengusaha kuliner Madura. Di Wilayah Madura muncul Pengusaha perempuan yang bergerak di usaha kuliner seperti Bebek Sinjay, Kaldu Kokot Al Ghozali, Rujak Bu Ponok yang dikenal dan berkembang pesat.
Penelitian ini menemukan bahwa Perempuan Madura telah mampu menjadi Pengusaha kuliner Madura yang berperan dominan dalam ekonomi keluarga. Pengusaha Kuliner Perempuan Madura telah mampu berperan dalam mengentaskan kemiskinan keluarga, membuka peluang kerja keluarga, berperan dalam transformasi kuliner Madura menjadi komoditas bisnis dan mendorong mobilitas keluarga.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan data diperoleh melalui wawancara dan observasi terhadap tiga perempuan pemilik usaha kuliner Madura

Article Details

How to Cite
Dewi Rahmawati, A., & Mulyaningsih, H. . (2026). Representasi Perempuan Madura dalam Ekonomi Keluarga (Studi pada perempuan Madura pemilik Usaha Kuliner Madura di Madura). Prosiding Konferensi Nasional Sosiologi (PKNS), 3(1), 329–335. Retrieved from https://www.pkns.portalapssi.id/index.php/pkns/article/view/213
References
Aini, Kuratul., dkk. 2024. Gaya Kepemimpinan Perempuan Madura dalam Memimpin Bisnis Kuliner. (Nama Jurnal, Vol. ..., No. ...), hlm. 107–120.
Entitas, Pergeseran., dkk. 2023. Madura Culinary Entities Shift: Cultural Adaptation and Local Culinary Traditions to Commercialization. (Perspektif Vol. 12 No. 3), hlm. 1014–1021.
Febrianto, Redi Sigit., Lisa Dwi Wulandari, dan Herry Santosa. 2017. Domain Ruang Perempuan pada Hunian Masyarakat Peladang Desa Juruan Laok Madura Timur. (TESA Arsitektur Vol. 15 No. 1), hlm. 54–63.
Hidayati, Tatik. 2014. Kalebun Bebini' (Konstruksi Budaya Masyarakat Madura dalam Melestarikan Kekuasaan). (KARSA: Journal of Social and Islamic Culture Vol. 22 No. 2), hlm. 150–160.
Hidayati, Tatik. 2009. Perempuan Madura antara Tradisi dan Industrialisasi. (KARSA: Journal of Social and Islamic Culture Vol. 16 No. 1), hlm. 62–74.
Lutfianah, Mita., dan Netty Herawati. 2023. Makna Etos Kerja pada Perempuan Madura. (MOTIVA: Jurnal Psikologi Vol. 6 No. 2), hlm. 154–165.
Madura, Perempuan., dan D. A. N. Mobilitas. 2025. SeNSosio Unram. (SeNSosio Unram Vol. 6), hlm. 57–70.
Moleong, Lexy J. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung; PT Remaja Rosdakarya.
Rahmawati, Aminah Dewi. 2023. Perempuan Madura: Dinasti, Kuasa, dan Relasi Kuasa. Purbalingga; Sketsa Media.

Author Biographies

Aminah Dewi Rahmawati, Universitas Trunodjoyo Madura

Universitas Trunodjoyo Madura

Hetti Mulyaningsih, Universitas Trunodjoyo Madura

Universitas Trunodjoyo Madura