Menakar Konsekuensi Food Estate Sumba Tengah dari Perspektif Ekofeminisme-GESIS: Kerentanan Lokal, Keadilan Gender, dan Keberlanjutan Penghidupan
Main Article Content
Abstract
Artikel ini mengkaji konsekuensi Food Estate Sumba Tengah sebagai Proyek Strategis Nasional pangan melalui ekofeminisme kritis-interseksional dengan mengintegrasikan perspektif Gender Equality, Social Inclusion, and Sustainability (GESIS). Program ini hadir di wilayah semi-arid dengan kemiskinan tinggi, stunting 36-40 persen, dan keterbatasan akuifer karst, tetapi keberhasilannya masih dominan diukur melalui luas tanam, panen, dan infrastruktur. Kajian menemukan paradoks: mekanisasi dan bantuan sarana produksi membuka peluang intensifikasi, tetapi ekspansi padi sawah-irigasi dan jagung hibrida melemahkan otonomi petani, menekan air-lahan, mengancam sorgum dan jagung lokal, menghapus perempuan petani dari evaluasi kebijakan, melemahkan basis penghidupan perempuan penenun melalui hilangnya tanaman pewarna dan air komunal, serta merapuhkan ekonomi-uma. Artikel ini mengusulkan Model Ekosistem Food Estate Ekofeminisme-GESIS berbasis revitalisasi sorgum dan jagung lokal. Model ini menempatkan pangan lokal adaptif, kebun benih komunitas, tata kelola air hemat, hilirisasi komunitas, perlindungan tanaman pewarna, dan partisipasi perempuan-adat sebagai ukuran keberhasilan. Metode yang digunakan adalah sintesis kritis atas literatur sistematis-terarah, dokumen kebijakan, data sekunder resmi, dan pembacaan ulang data primer PAR perempuan penenun Sumba Timur, Sumba Tengah, & Sumba Barat Daya.
Article Details
Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam. 2025. Between Local Belief and International Norms: Gender Inequality among Marapu Women in Sumba. (Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 18 No. 1). Diakses pada 11 Juli 2026 di https://doi.org/10.14421/ahwal.2025.18108.
ANTARA News. 22 Maret 2022. Sumba Tengah Perluas Kawasan Food Estate Jadi 20.000 Hektare. Diakses pada 11 Juli 2026 di https://www.antaranews.com.
Aqil, M., dan Bunyamin, Z. 2013. Pengelolaan Air Tanaman Sorgum. Maros; Balai Penelitian Tanaman Serealia, Badan Litbang Pertanian.
Badan Pengkajian Teknologi Pertanian Gorontalo. 17 September 2020. Potensi Tanaman Sorgum sebagai Sumber Pangan, Pakan, dan Bioenergi. Diakses pada 11 Juli 2026 di https://swadayaonline.com.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumba Tengah. 2025. Kabupaten Sumba Tengah dalam Angka 2025. Waibakul; Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumba Tengah.
Bourdieu, P. 1986. The Forms of Capital. Dalam J. G. Richardson (Ed.), Handbook of Theory and Research for the Sociology of Education. New York; Greenwood.
Crenshaw, K. 1989. Demarginalizing the Intersection of Race and Sex: A Black Feminist Critique of Antidiscrimination Doctrine, Feminist Theory, and Antiracist Politics. (University of Chicago Legal Forum Vol. 1989 No. 1).
Crenshaw, K. 1991. Mapping the Margins: Intersectionality, Identity Politics, and Violence against Women of Color. (Stanford Law Review Vol. 43 No. 6).
Dayani, D. A. 2023. Pemodelan Airtanah di Kawasan Karst untuk Irigasi (Studi Kasus: Kawasan Food Estate Kabupaten Sumba Tengah). Tesis Magister. Yogyakarta; Universitas Gadjah Mada.
Dayani, D. A., Wilopo, W., dan Azwartika, I. 2024. Groundwater Balance Estimation and Quality for Irrigation in the Food Estate Area, Central Sumba Regency, East Nusa Tenggara, Indonesia. (IOP Conference Series: Earth and Environmental Science Vol. 1378 No. 1). Diakses pada 11 Juli 2026 di https://doi.org/10.1088/1755-1315/1378/1/012021.
Dewi, E., Ayunda, D., Andalas, P., dan Lede, Y. 2024. Pergeseran Penghidupan dan Agensi Perempuan: Perempuan Penenun Sumba dalam Menunjang Resiliensi Keluarga dan Komunitas. (Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional Vol. 1 No. 1). Diakses pada 11 Juli 2026 di https://doi.org/10.26593/jihi.v1i1.7842.174-188.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur. 14 Maret 2024. Pemkab Sumba Timur Lakukan Pengembangan Sorgum pada Lahan 3.000 Hektare. Diakses pada 11 Juli 2026 di https://distankp.nttprov.go.id/pemkab-sumba-timur-lakukan-pengembangan-sorgum-pada-lahan-3-000-hektare/.
FAO. 2023. The Status of Women in Agrifood Systems. Roma; Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Febriana, E. 2025. Mitigasi Konflik pada Proyek Food Estate: Perspektif Sosial-Ekologis Masyarakat Lokal di Indonesia Timur. (Global Research and Innovation Journal Vol. 1 No. 2).
Fraksi PKS DPR RI. 11 Mei 2023. Proyek Food Estate Mangkrak di Mana-mana: Pemerintah Gagal Tuntaskan Janji Kedaulatan Pangan. Diakses pada 11 Juli 2026 di https://fraksi.pks.id.
Hamidy, A., Witjaksono, dan Sihotang, V. B. L. (Ed.). 2017. Ekspedisi Sumba. Jakarta; LIPI Press.
Harvey, D. 2003. The New Imperialism. Oxford; Oxford University Press.
Hunga, A. I. R. 2022. Policy Focal-Point: Praxis in the Transformation of Local Wisdom-Based Tenun Ikat Clusters from an Ecofeminist Perspective in East Sumba Regency. (Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 10 No. 2).
Kambalu, A., Ragil, C., dan Ardi, I. A. 2025. Dampak Pengembangan Kawasan Food Estate terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat dan Lingkungan di Kabupaten Sumba Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Timur. (MATRA Vol. 6 No. 1).
Kantor Staf Presiden. 4 November 2021. Food Estate di Sumba Tengah, Petani: Waktu Tanam dan Panen Lebih Cepat. Diakses pada 11 Juli 2026 di https://www.ksp.go.id/food-estate-di-sumba-tengah-petani-waktu-tanam-dan-panen-lebih-cepat.html.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2022. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Jakarta; Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. 2023. Laporan Pemantauan Hak atas Tanah Masyarakat Adat dalam Proyek Strategis Nasional. Jakarta; Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
Kompas.id. 13 September 2023. Petani Lumbung Pangan Sumba Tengah Sulit Dapat Alat. Diakses pada 11 Juli 2026 di https://www.kompas.id.
KONSEPSI. 19 September 2023. Praktik Baik: Tanaman Sorgum sebagai Solusi Ketahanan Pangan yang Adaptif Iklim. Diakses pada 11 Juli 2026 di https://konsepsi.org/11186-2/.
Mapedza, E., dkk. 2023. Framework for Incorporating Gender Equality and Social Inclusion (GESI) Elements in Climate Information Services (CIS). (Sustainability Vol. 15 No. 1). Diakses pada 11 Juli 2026 di https://doi.org/10.3390/su15010190.
Mies, M., dan Shiva, V. 2014. Ecofeminism. Edisi Kedua. London; Zed Books.
Mongabay Indonesia. 1 Januari 2021. Pemerintah Berencana Kembangkan Sorgum secara Komprehensif di NTT. Seperti Apa? Diakses pada 11 Juli 2026 di https://mongabay.co.id/2021/01/01/pemerintah-berencana-kembangkan-sorgum-secara-komprehensif-di-ntt-seperti-apa/.
Ngailu, T. U., Baso, B. T., dan Lopo, Y. H. L. 2026. Evaluasi Kebijakan Food Estate di Sumba Tengah (Studi Kasus Pengembangan Food Estate di Desa Umbu Pabal dan Desa Wairasa). (SINERGI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 4).
Ngongo, Y., dan Ngongo, M. 2021. Marapu and Farming: How Tourism Shapes Rural Development and Ancient Tradition of Sumba Indigenous Community-Indonesia. (E3S Web of Conferences Vol. 316).
Ngongo, Y., dkk. 2023. Land Cover Change and Food Security in Central Sumba: Challenges and Opportunities in the Decentralization Era in Indonesia. (Land Vol. 12 No. 5). Diakses pada 11 Juli 2026 di https://doi.org/10.3390/land12051043.
Pabendon, M. B. 2021. Pengembangan Model Peningkatan Nilai Tambah Sorgum. Maros; Balai Penelitian Tanaman Serealia, Kementerian Pertanian.
Ribot, J. C., dan Peluso, N. L. 2003. A Theory of Access. (Rural Sociology Vol. 68 No. 2). Diakses pada 11 Juli 2026 di https://doi.org/10.1111/j.1548-1492.2003.tb00133.x.
Sari, A. C. F. 2024. Proyek Strategis Nasional Bernama Food Estate: Ancaman Otonomi Petani dan Keragaman Sumber Pangan Lokal di Desa Umbu Mamijuk, Sumba Tengah. (Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia Vol. 6 No. 3). Diakses pada 11 Juli 2026 di https://doi.org/10.14710/jphi.v6i3.352-375.
Scoones, I. 2015. Sustainable Livelihoods and Rural Development. Rugby; Practical Action Publishing.
Shiva, V. 1988. Staying Alive: Women, Ecology and Development. London; Zed Books.
Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. 23 Februari 2021. Presiden Jokowi: Lumbung Pangan di Sumba Tengah, NTT Akan Diperluas hingga 10.000 Hektare. Diakses pada 11 Juli 2026 di https://setkab.go.id/presiden-jokowi-lumbung-pangan-di-sumba-tengah-ntt-akan-diperluas-hingga-10-000-hektare/.
Suryana, A., Ariani, M., Saliem, H. P., dan Hidayat, D. 2025. Food Estate: Antara Ambisi dan Realitas. Bogor; Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika, IPB University.
UNICEF Indonesia, dan Yayasan PIKUL. 2023. Ketahanan Pangan, Gizi, dan Perubahan Iklim di NTT: Analisis Kerentanan Anak. Jakarta; UNICEF Indonesia.
United Nations. 2007. United Nations Declaration on the Rights of Indigenous Peoples (UNDRIP). New York; United Nations.
United States Department of Agriculture. 2019. Sorghum, Raw: Nutrient Composition Data. Washington, D.C.; USDA FoodData Central.
Vel, J. A. C. 2008. The Uma Economy: Indigenous Economics and Development Work in Lawonda, Sumba (Eastern Indonesia). Disertasi Doktoral. Wageningen; Wageningen University.
Vel, J. A. C. 2010. Ekonomi-Uma: Penerapan Adat dalam Dinamika Ekonomi Berbasis Kekerabatan. Jakarta; HuMa, Van Vollenhoven Institute, dan KITLV-Jakarta.
Vel, J. A. C., dan Makambombu, S. 2010. Access to Agrarian Justice in Sumba, Eastern Indonesia. (Law, Social Justice & Global Development Journal Vol. 2010 No. 1).
Vel, J., dan Makambombu, S. 2023. Agrarian Change, Vulnerability and the Community Economy in Sumba. Dalam J. McCarthy, dkk. (Ed.), The Paradox of Agrarian Change. Singapore; NUS Press.
Vel, J., dan Makambombu, S. 2024. The Changing Social Security Mix in Rural Indonesia: Between State Welfare and Moral Economy. (Journal of Rural Studies). Diakses pada 11 Juli 2026 di https://doi.org/10.1080/27706869.2024.2381939.
WALHI NTT. November 2024. Mempertanyakan Klaim Menteri Pertanian atas Keberhasilan Food Estate. Diakses pada 11 Juli 2026 di https://walhi.or.id.
WALHI. 20 September 2025. Deklarasi Sumba tentang Keadilan Ekologis. (Pertemuan Nasional Lingkungan Hidup XIV WALHI, Sumba, NTT, 18–24 September 2025).
WALHI NTT, dan Betahita.id. 2025. Di Sumba, Proyek Food Estate dan Izin Monokultur kepada PT Muria Sumba Manis Telah Mengubah Sabana Menjadi Perkebunan Tebu. Diakses pada 11 Juli 2026 di https://betahita.id.
Winarti, C., Arif, A. B., Budiyanto, A., dan Richana, N. 2020. Kandungan Nutrisi dan Gizi pada Sorgum untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional. (Warta Penelitian Pertanian).
World Food Programme. 2015. Food Security and Vulnerability Atlas of Indonesia 2015. Jakarta; World Food Programme.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.