Main Article Content

Sakaria
Yusri
Nufida Raf

Abstract

Kemiskinan struktural pada rumah tangga nelayan menjadi realitas sosial yang membatasi akses perempuan terhadap sumber daya ekonomi sekaligus mendorong lahirnya strategi kolektif untuk mempertahankan keberlangsungan hidup keluarga. Di Desa Boddia, Kabupaten Takalar, perempuan tidak hanya menjalankan peran domestik, tetapi juga berkontribusi dalam aktivitas ekonomi melalui pengolahan hasil perikanan, usaha mikro, dan berbagai kegiatan komunitas. Penelitian ini bertujuan menjawab pertanyaan bagaimana proses pemberdayaan perempuan berlangsung melalui dimensi resources, agency, dan achievement, serta bagaimana proses tersebut bertransformasi menjadi gerakan sosial kolektif dalam menghadapi kemiskinan struktural. Penelitian menemukan bahwa pemberdayaan perempuan diawali oleh meningkatnya akses terhadap sumber daya melalui pelatihan, Kelompok Wanita Tani (KWT), arisan, dan pengajian yang memperluas keterampilan, jaringan sosial, serta modal ekonomi. Akses tersebut memperkuat kemampuan perempuan dalam mengambil keputusan, meningkatkan posisi tawar dalam rumah tangga, serta menghasilkan kontribusi ekonomi dan pengakuan sosial yang lebih besar. Pemberdayaan kemudian berkembang menjadi gerakan sosial berbasis solidaritas melalui terbentuknya identitas kolektif sebagai perempuan pesisir, kesadaran bersama terhadap kemiskinan struktural dan budaya patriarki sebagai hambatan bersama, serta tindakan kolektif dalam kegiatan ekonomi dan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan tidak berhenti pada perubahan kapasitas individu, tetapi berkembang menjadi gerakan sosial berbasis komunitas yang memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga nelayan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan konstruktivis. Informan dipilih secara purposive sebanyak delapan perempuan yang terdiri atas tokoh komunitas, pelaku usaha pengolahan hasil perikanan, istri nelayan, dan anggota kelompok perempuan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik melalui proses pengkodean induktif.

Article Details

How to Cite
Sakaria, Yusri, & Raf, N. . (2026). Pemberdayaan dan Pergerakan Sosial Perempuan Keluar dari Perangkap Kemiskinan di Pedesaan Pesisir (Studi di Desa Boddia Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar). Prosiding Konferensi Nasional Sosiologi (PKNS), 3(1), 286–300. Retrieved from https://www.pkns.portalapssi.id/index.php/pkns/article/view/210
References
Aminah, S., dan N. Fitria. 2021. Perempuan pesisir dan strategi nafkah rumah tangga di kawasan nelayan tradisional. (Jurnal Sosiologi Pembangunan Vol. 9 No. 2).
Amiruddin. 2023. Solidaritas perempuan pesisir sebagai modal sosial komunitas. (Jurnal Pemberdayaan dan Transformasi Sosial Vol. 6 No. 1).
Badan Pusat Statistik. 2024. Profil Kemiskinan di Indonesia. Jakarta; Badan Pusat Statistik Republik Indonesia.
Bene, C. 2024. Women's resilience and economic roles in coastal communities in Southeast Asia. (Journal of Maritime Social Studies Vol. 12 No. 1).
Creswell, John W., dan Cheryl N. Poth. 2018. Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. California; SAGE Publications.
Fatimah, N. 2021. Pengajian sebagai ruang pembentukan kesadaran kritis perempuan di pedesaan Sulawesi Selatan. (Jurnal Sosial Keagamaan Vol. 9 No. 2).
Fatimah, N. 2022. Kerja kolektif perempuan pesisir dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga. (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Vol. 7 No. 1).
Fitriani, R. 2021. Pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan usaha mikro berbasis komunitas pesisir. (Jurnal Pengembangan Masyarakat Pesisir Vol. 6 No. 1).
Freire, Paulo. 1970. Pedagogy of the Oppressed. New York; Herder & Herder.
Handayani, R. 2020. Solidaritas perempuan pesisir sebagai modal sosial dalam menghadapi kemiskinan struktural. (Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 8 No. 2).
Haryanto, A. 2023. Dimensi sosial-kultural dalam pemberdayaan perempuan pedesaan. (Jurnal Pemberdayaan dan Transformasi Sosial Vol. 5 No. 1).
Hidayah, L., dan A. Wibowo. 2020. Arisan sebagai modal sosial perempuan dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga. (Jurnal Sosiologi Reflektif Vol. 14 No. 3).
Hossain, M. 2023. Women's social recognition and gendered economic transformation in coastal Bangladesh. (Asian Gender Studies Journal Vol. 11 No. 3).
Idrus, M. 2022. Jaringan sosial horizontal perempuan pesisir dan ketahanan ekonomi. (Jurnal Gender dan Sosial Vol. 8 No. 2).
Jamilah, S. 2020. Pemberdayaan perempuan pesisir melalui kelompok usaha bersama: Studi di Sulawesi Selatan. (Journal of Coastal Community Studies Vol. 5 No. 2).
Kabeer, Naila. 1999. Resources, agency, achievements: Reflections on the measurement of women's empowerment. (Development and Change Vol. 30 No. 3).
Kabeer, Naila. 2005. Gender equality and women's empowerment: A critical analysis of the Third Millennium Development Goal. (Gender & Development Vol. 13 No. 1).
Lincoln, Yvonna S., dan Egon G. Guba. 1985. Naturalistic Inquiry. California; SAGE Publications.
Moser, Caroline. 2012. Gender Planning and Development: Theory, Practice and Training. London; Routledge.
Murniati, A. 2020. Peran perempuan dalam mempertahankan ekonomi rumah tangga pesisir. (Jurnal Ekologi Sosial Vol. 4 No. 1).
Putnam, Robert D. 2000. Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. New York; Simon & Schuster.
Rahayu, S. 2022. Perempuan pesisir dan beban kerja ganda: Studi kerja domestik dan produktif di Indonesia. (Jurnal Gender dan Pembangunan Vol. 7 No. 1).
Sari, P. D., dan L. Wahyuni. 2022. Transformasi kesadaran perempuan dalam kelompok pengajian sebagai ruang pemberdayaan. (Jurnal Gender dan Islam Vol. 5 No. 2).
Scott, James C. 1990. Domination and the Arts of Resistance: Hidden Transcripts. New Haven; Yale University Press.
Sen, Amartya. 1999. Development as Freedom. Oxford; Oxford University Press.
Suharto, E. 2019. Pemberdayaan sejati dan transformasi sosial perempuan di pedesaan. (Jurnal Sosiologi Reflektif Vol. 14 No. 1).
Suryani, L. 2020. Kontribusi ekonomi perempuan dan perubahan relasi kuasa dalam rumah tangga. (Jurnal Ekonomi Keluarga Vol. 15 No. 1).
Suyanto, B. 2021. Kemiskinan dan Subordinasi Gender: Perspektif Struktural. Surabaya; Airlangga University Press.
Touraine, Alain. 1981. The Voice and the Eye: An Analysis of Social Movements. Cambridge; Cambridge University Press.
Touraine, Alain. 1985. An introduction to the study of social movements. (Social Research Vol. 52 No. 4).
Wulandari, R. 2021. Dari kelompok usaha ke gerakan sosial: Transformasi perempuan pengrajin Jawa Tengah. (Jurnal Gender dan Sosial Vol. 7 No. 2).
Yuningsih, T. 2021. Pengajian perempuan sebagai arena politik sunyi di desa. (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 25 No. 1).

Author Biographies

Sakaria, Universitas Hasanuddin

Dosen Sosiologi, Universitas Hasanuddin

Yusri, Universitas Hasanuddin

Dosen Tidak Tetap, Universitas Hasanuddin

Nufida Raf, Universitas Hasanuddin

Dosen Sosiologi, Universitas Hasanuddin