Program Koperasi Merah Putih dalam Perspektif Interaksionisme Simbolik Masyarakat Pesisir
Main Article Content
Abstract
Program Koperasi Merah Putih dalam perspektif teori interaksionisme simbolik melihat bagaimana makna, nilai, dan praktik sosial masyarakat pesisir membentuk penerimaan terhadap kebijakan pemberdayaan ekonomi berbasis koperasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh budaya lokal, pola gotong royong, dan sistem sosial terhadap implementasi program di Desa Resun Pesisir yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kolektivitas dan solidaritas sosial menjadi faktor pendukung utama dalam mendorong partisipasi masyarakat, namun di sisi lain, terdapat hambatan berupa rendahnya kepercayaan terhadap kelembagaan formal serta perbedaan pemaknaan terhadap konsep koperasi. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh desain kebijakan, tetapi juga oleh kemampuan program dalam beradaptasi dengan konteks sosial budaya lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan koperasi yang lebih kontekstual, partisipatif, dan berkelanjutan.
Article Details
Mead, G. H. (2015). Mind, self, and society. University of Chicago Press.
Sunarto, K. (2019). Pengantar sosiologi (Edisi revisi). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Ritzer, G., & Stepnisky, J. (2018). Sociological theory (10th ed.). McGraw-Hill Education.
Durkheim, E. (2014). The division of labor in society. Free Press.
Thomas, W. I., & Thomas, D. S. (2017). The child in America: Behavior problems and programs. Routledge.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Poloma, M. M. (2019). Sosiologi kontemporer. Rajawali Pers.
Bungin, B. (2017). Penelitian kualitatif: Komunikasi, ekonomi, kebijakan publik, dan ilmu sosial lainnya. Kencana.
Soekanto, S. (2015). Sosiologi suatu pengantar. Rajawali Pers.
Nasdian, F. T. (2014). Pengembangan masyarakat. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Huraerah, A. (2018). Pengorganisasian dan pengembangan masyarakat. Humaniora.
Salsabil, N., Munazih, S., & Kunarti, R. (2025). Tinjauan hukum administrasi negara terhadap pembentukan Koperasi Desa Merah Putih melalui instruksi presiden. Jurnal Administrasi Negara, 7(2), 45–58.
Saputri, R., Subandriyo, A., & Hardiyan, M. (2025). Koperasi Desa Merah Putih dalam perspektif pembangunan desa dan tata kelola pemerintahan. Jurnal Pembangunan Desa Indonesia, 5(1), 22–35.
Ridwan, A., Riswandi, F., & Rachmanda, D. (2025). Deteksi dini kecurangan pada Program Koperasi Merah Putih: Analisis kelembagaan desa dan implementasi model SIPAK. Jurnal Tata Kelola Publik, 4(3), 77–91.
Subakti, R., & Partiah, S. (2025). Peran BPD dalam pembentukan Koperasi Merah Putih studi di Desa Pademawu Barat. Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan Desa, 3(1), 12–24.
Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.
Fukuyama, F. (2002). Trust: The social virtues and the creation of prosperity. Free Press.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.