Main Article Content

Pambudi Handoyo
Refti Listyani Handini

Abstract

Artikel ini mengkaji bagaimana proyek pembangunan berskala besar menghasilkan ketimpangan gender melalui analisis komparatif Rempang Eco-City dan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Indonesia. Pembangunan kontemporer di negara-negara Global South, khususnya melalui Proyek Strategis Nasional (PSN), telah mempercepat restrukturisasi wilayah melalui ekspansi infrastruktur, pengembangan industri, dan pembentukan pusat-pusat pertumbuhan baru. Meskipun berbagai penelitian telah mendokumentasikan dampak sosial pembangunan, perhatian terhadap mekanisme yang menyebabkan transformasi pembangunan menghasilkan konsekuensi yang terdiferensiasi berdasarkan gender masih relatif terbatas. Penelitian ini menemukan bahwa ketimpangan gender tidak muncul secara langsung akibat relokasi, urbanisasi, maupun pembangunan infrastruktur, tetapi dihasilkan melalui proses transformasi pembangunan, rekonfigurasi sumber daya, restrukturisasi mata pencaharian, serta intensifikasi kerja reproduksi sosial. Meskipun Rempang dan IKN memiliki jalur transformasi pembangunan yang berbeda, kedua kasus tersebut menunjukkan pola serupa berupa berkurangnya akses terhadap sumber daya produktif, ketimpangan kemampuan adaptasi terhadap perubahan mata pencaharian, dan meningkatnya beban reproduksi sosial yang lebih banyak ditanggung oleh perempuan. Berdasarkan temuan tersebut, artikel ini mengembangkan sebuah model konseptual yang menjelaskan bagaimana proyek-proyek pembangunan berskala besar mereproduksi ketimpangan gender melalui transformasi sistem-sistem sosial yang menopang kehidupan sehari-hari masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan Critical Integrative Review dengan mensintesis artikel jurnal terindeks Scopus, dokumen kebijakan, dan laporan kelembagaan periode 2021–2026 melalui metode thematic synthesis

Article Details

How to Cite
Handoyo, P. ., & Listyani Handini, R. . (2026). Transformasi Pembangunan dan Konsekuensi Gender dalam Proyek Strategis Nasional di Indonesia: Analisis Komparatif Rempang dan Ibu Kota Nusantara (IKN). Prosiding Konferensi Nasional Sosiologi (PKNS), 3(1), 162–174. Retrieved from https://www.pkns.portalapssi.id/index.php/pkns/article/view/196
References
Borras, S. M., & Franco, J. C. 2025. Land politics, territorial transformation, and development in the Global South. Globalizations.
Borras, S. M., Franco, J. C., Scoones, I., & colleagues. 2025. Resource governance and agrarian transformations in contemporary development. Journal of Peasant Studies.
Fernandes, Marianna, Luisa Lupo, Asanda Benya, Saniye Dedeoğlu, Alessandra Mezzadri dan Elisabeth Prügl. 2023. Social reproduction, women's labour and systems of life: A conversation. (Dialogues in Human Geography Vol. 13 No. 3). London, SAGE Publications. Diakses pada https://journals.sagepub.com/doi/10.1177/20438206231177072
Hernawan, Dedy. 2023. Assessing the impact of land development regulations on customary land values: A case study of Rempang and IKN in Indonesia. (Society Vol. 11 No. 2). Bangka, Universitas Bangka Belitung. Diakses pada https://societyfisipubb.id/index.php/society/article/view/584.
Komnas Perempuan (28 April 2025). “Laporan Pemantauan Konflik Pulau Rempang: Dampak Dari Pembangunan Proyek Strategis Nasional Rempang Eco City”. Diakses pada https://komnasperempuan.go.id/laporan-pemantauan-ham-detail/laporan-pemantauan-konflik-pulau-rempang-dampak-dari-pembangunan-proyek-strategis-nasional-rempang-eco-city.
Mezzadri, Alessandra, Shirin M. Rai, Sara Stevano, Donatella Alessandrini, Hannah Bargawi, Juanita Elias, Shireen Hassim, Surbhi Kesar, Jan Thiyaga Lingham, Serena Natile, N. Neetha, Lyn Ossome, Parvati Raghuram, Dzodzi Tsikata dan Stefanie Wöhl. 2025. Pluralizing social reproduction approaches. (International Feminist Journal of Politics Vol. 27 No. 1). London, Routledge. Diakses pada https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/14616742.2024.2447594.
Moniaga, S., et al. 2023. Land governance, territorial transformation, and development justice in Indonesia. Journal of Southeast Asian Studies.
Nuryasinta, D., et al. 2025. Social impacts of Rempang Eco-City development and community livelihoods transformation. Journal of Indonesian Social Development Studies.
Rai, Shirin M. 2023. Social reproduction and depletion. (Feminists@law Vol. 12 No. 2). Canterbury, University of Kent. Diakses pada https://journals.kent.ac.uk/index.php/feministsatlaw/article/view/1221
Scoones, I. 2021. Transformations, livelihoods, and rural development in the Global South. Journal of Peasant Studies, 48(5), 1001–1021.
Snyder, Hannah. 2019. Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. (Journal of Business Research Vol. 104). Amsterdam, Elsevier. Diakses pada https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0148296319304564.
Syaban, Alfath Satria Negara dan Seth Appiah-Opoku. 2024. Unveiling the complexities of land use transition in Indonesia’s new capital city IKN Nusantara: A multidimensional conflict analysis. (Land Vol. 13 No. 5). Basel, MDPI. Diakses pada https://www.mdpi.com/2073-445X/13/5/606.
Thomas, J., & Harden, A. 2008. Methods for the thematic synthesis of qualitative research in systematic reviews. BMC Medical Research Methodology, 8, 45.
Torraco, Richard J. 2016. Writing integrative literature reviews: Using the past and present to explore the future. (Human Resource Development Review Vol. 15 No. 4). Thousand Oaks, SAGE Publications. Diakses pada https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/1534484316671606
Xiao, Yu dan Maria Watson. 2019. Guidance on conducting systematic literature reviews. (Journal of Planning Education and Research Vol. 39 No. 1). Thousand Oaks, SAGE Publications. Diakses pada https://www.researchgate.net/publication/319343044_Guidance_on_Conducting_a_Systematic_Literature_Review

Author Biographies

Pambudi Handoyo, Universita Negeri Surabaya

Program Studi Sosiologi, Universita Negeri Surabaya

Refti Listyani Handini, Universitas Negeri Surabaya

Program Studi Sosiologi, Universitas Negeri Surabaya