Main Article Content

Umar Sholahudin
Abdus Sa’ir

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang konflik agraria dalam pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui perspektif sosiologi politik dengan fokus pada pola penundukan negara dan resistensi masyarakat lokal. Konflik ini melibatkan tiga aktor utama, yaitu negara, korporasi, dan masyarakat, serta mencerminkan ketimpangan struktural dalam penguasaan dan akses terhadap sumber daya agraria. Konflik agraria di Indonesia terus mengalami peningkatan baik dari segi jumlah kasus maupun eskalasi kekerasannya. Data Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025 terjadi 341 letusan konflik agraria di 33 provinsi, dengan luas wilayah terdampak mencapai 914.547 hektare dan melibatkan 123.612 keluarga di 428 desa. Jumlah tersebut meningkat sekitar 15% dibandingkan tahun sebelumnya. Konflik juga diikuti lonjakan 32% kasus kekerasan, kriminalisasi, dan penganiayaan terhadap petani serta masyarakat adat. Sepanjang 2025 tercatat 404 orang dikriminalisasi, 312 orang dianiaya, 19 orang tertembak, dan 1 orang meninggal dunia. Penelitian ini menemukan bahwa negara menggunakan empat pola penundukan terhadap masyarakat, yaitu force power, manipulation, persuasive, dan authority untuk mendukung implementasi PSN. Di sisi lain, masyarakat mengembangkan berbagai bentuk resistensi melalui konsolidasi komunitas, pembentukan organisasi petani, okupasi lahan, penggunaan jalur hukum, serta pembangunan jaringan solidaritas. Temuan ini menunjukkan bahwa konflik agraria dalam PSN bukan sekadar perebutan tanah, melainkan perjuangan memperoleh keadilan, pengakuan hak, dan perlindungan ruang hidup masyarakat. Metode penelitian menggunakan deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan yang didukung data sekunder dari hasil penelitian, literatur ilmiah, laporan lembaga pemerintah dan non-pemerintah, serta berbagai sumber media yang relevan dengan pembangunan PSN dan konflik agraria antara tahun 2024-2026. Analisis dilakukan secara kualitatif menggunakan kerangka teori kekuasaan Dennis H. Wrong.

Article Details

How to Cite
Sholahudin, U. ., & Sa’ir, A. . (2026). Proyek Strategis Nasional dan Pola Penundukan Negara terhadap Masyarakat Lokal. Prosiding Konferensi Nasional Sosiologi (PKNS), 3(1), 1–10. Retrieved from https://www.pkns.portalapssi.id/index.php/pkns/article/view/182
References
Afrizal. 2018. Sosiologi Konflik Agaria : Pola, Penyebab, Mitigasi Konflik Agraria Struktural di Indonesia. Sidoarjo; Indomedia Pustaka.
Creswell, John W. 2021. Research Design : Pendekatan Netode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta; Pustaka Pelajar.
Denzin, Norman K. & Lincoln, Yvonna S. 2011. The Sage Handbook of Qualitative Research. Yoyakarta; Pustaka Pelajar.
Faqih, Mansour. 2001. Sesat Pikir Teori Pembangunan dan Globalisasi. Yogyakarta; Insist Pres-Pustaka Pelajar.
Kompas.com. (22 Januari 2025). "PSN Jadi Salah Satu Pemicu Utama Konflik Agraria". Dapat diakses dihttps://www.kompas.com/properti/read/2025/01/22/153214721/psn-jadi-salah-satu-pemicu-utama-konflik-tanah-tahun-2024
KPA. (16 Januari 2026). "Tancap Gas di Jalur yang Salah, Paradoks Kebijakan Agraria Prabowo-Gibran 2025". Siaran Pers Catatan Akhir Tahun Konsorsium Pembaruan Agraria 2025. Diakses di https://www.kpa.or.id/2025/01/psn-jadi-salah-satu-pemicu-utama-konflik-tanah-tahun-2024/
KPA. (16 Januari 2026). "Kasus Kekerasan dan Kriminalisasi Petani Naik 32 persen". Diakses di https://www.kpa.or.id/2026/01/kasus-kekerasan-dan-kriminalisasi-petani-naik-32-persen/
Laksono, Dandhy., & Dale, C. (Directors). 2026. "Pesta Babi; Kolonialisme di Zaman Kita [Motion Picture]". Diakses di https://www.youtube.com/watch?v=MpdrWgDRVf8
Lucas, Anton E. 1989. Peristiwa Tiga Daerah: Revolusi dalam Revolusi. Jakarta; Pustaka Utama Grafiti.
McMichael, Philip. 2020. Rezim Pangan dan Masalah Agraria. Yogyakarta; Insist Press.
Rachman, Noer Fauzi. (1999). Petani dan Penguasa: Dinamika Perjalanan Politik Agraria Indonesia. Yogyakarta; Insist Press.
Rachman, Noer Fauzi. 2017. Petani dan Pengiuasa. Yogyakarta; INSISTPress.
Saturi, Saparia. (16 Maret 2017). "Semen Kaki Jilid II Warga Kendeng Menuntut Presiden Sikapi Kasus Rembang". Mongabay. Diakses di https://mongabay.co.id/2017/03/16/semen-kaki-jilid-ii-warga-kendeng-menuntut-presiden-sikapi-kasus-rembang/
Sholahudin, Umar, Hotman Siahaan dan Herlambang Perdana Wiratraman. 2020. Analisis Relasional Hukum Negara dan Hukum Rakyat dalam Konflik Agraria Bongkoran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia. (Jurnal Society. September 2020: Vol. 8 edisi 2). Pangkalpinang, Universitas Bangka Belitung. https://doi.org/10.33019/society.v8i2.195
Sholahudin, Umar. 2024. Konflik Agraria : Kebijakan Industrialisasi, Dualisme Hukum, dan Dekade Krisis. Malang; Intrans Publishing.
Sinaga, R. P. Kasea, Fajar Utama Ritonga dan Andry Anshari. 2023. Gerakan Politik Agraria oleh Petani di Indonesia (Studi pada Serikat Petani Indonesia). (Politeia: Jurnal Ilmu Politik. 22 Januari 2023: Vol. 15, edisi 1). Laboratorium Departemen Ilmu Politik, Universitas Sumatera Utara. Diakses di https://talenta.usu.ac.id/politeia/article/view/8964
Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tauchid, Mochammad. 2009. Masalah Agraia; Sebagai Masalah Penghidupan dan Kemakmuran Rakyat Indonesia. Yogyakarta; STPN Press.
Wahyuni, Sari. 2023. Riset Kualitatif; Strategi dan Contoh Praktis. Jakarta; PT. Kompas Media Nusantara
Wardana, Agung and Dzaki Aribawa Darmawardana. 2024. Pembangunan Sebagai Proses Eksklusi: Kajian Hukum Dan Ekonomi-Politik Atas Proyek Strategis Nasional. (Hukum dan Pembangunan, Vol. 54, edisi 2). Dapat diakses di https://scholarhub.ui.ac.id/jhp/vol54/iss2/3/
Wiratraman, Herlambang Perdana dan Boedi Wijardjo. 2001. Reklaiming dan Kedaulatan Rakyat. Jakarta; YLBHI-Raca Institute.
Wrong, Dennis Hume. 1995. Power: its Forms, Base and Uses. New York; Transaction Publishers.
Zakaria, Yahya. 2018. Paradoks Perlawanan Petani : Land Reform dari Bawah dan Partisipasi Petani di Kecamatan Pangalengan, Bandung. Yogyakarta; Pustaka Pelajar.

Author Biographies

Umar Sholahudin, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Abdus Sa’ir, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Universitas Wijaya Kusuma Surabaya